Manfaat Komunikasi Yang Baik Bagi Orang Tua Dan Anak

Manfaat Komunikasi Yang Baik Bagi Orang Tua Dan Anak

Memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia adalah dambaan setiap orang. Tentu hal tersebut tidak langsung datang dengan sendirinya bukan?

Memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia adalah dambaan setiap orang. Tentu hal tersebut tidak langsung datang dengan sendirinya bukan? Selalu ada perjuangan dan usaha agar tercipta keluarga yang harmonis seperti yang kita inginkan. Untuk mencapai semua hal yang kita impikan dalam keluarga kita perlu adanya hubungan yang baik antara anak dan orangtua, dan yang dapat menjadi media penghubungnya adalah komunikasi yang baik antara kedua pihak. Komunikasi merupakan media yang baik untuk membangun hubungan yang erat dengan anak. Baik verbal maupun non verbal, komunikasi yang baik hendaknya dibangun mulai sekarang. Komunikasi yang baik juga dapat menjadikan anak yang penurut dan patuh terhadap orang tua. Berikut adalah cara komunikasi yang efektif dengan anak kita.

1. Sediakan waktu untuk anak

Bagaimana bisa dekat dengan anak jika waktu yang Anda miliki direbut oleh segala rutinitas dan kesibukan Anda? Tentu tidak mungkin akan terjalin komunikasi yang efektif nantinya. Sesibuk apa pun Anda setidaknya luangkan waktu untuk anak Anda, berikan perhatian yang memang benar – benar mereka butuhkan dari Anda.

2. Mencoba memahami perasaan anak

Berusahalah menjadi tempat curahan hati anak agar kita bisa mengerti apa yang sekarang ini dirasakan oleh anak kita. Dorong anak untuk mengungkapan perasaannya sementara kita siap mendengarkan apa yang ada di dalam hati dan perasaanya. Jangan lupa pula bahasa tubuh kita seperti dengan memeluknya, menepuknya pundaknya, dan membelainya.

3. Dengarkan apa yang anak kita katakan

Kesalahan terbesar yang sering orangtua lakukan adalah selalu menjadi dominan dalam sebuah percakapan, mereka tidak ingin mendengarkan apa yang anak mereka katakan. Jika hal ini terus dibiarkan maka lama kelamaan anak akan mulai enggan berbicara kepada Anda. Mereka butuh didengar, mereka butuh dihargai, sebagiamana mereka menghargai Anda.

4. Memberikan masukan dan nasihat sesuai usia mereka

Saat dirasa anak sudah selesai dengan bicaranya, tibalah waktu Anda untuk memberikan tanggapan dan masukan. Berikan tanggapan atau masukan yang tepat dan mudah dimengerti oleh anak. Sesuaikan dengan usia anak kita agar masukan tersebut efektif. Jangan berbicara tergesa – gesa dan terlalu basa basi kepada anak.

5. Hindari sikap – sikap arogansi

Tentu orang tua memiliki sifat yang berbeda – beda, tetapi dalam hal ini usahakan untuk tidak menunjukkan sikap arogansi kita kepada anak seperti terlalu mendominasi pembicaraan, membandingkan, memerintah, meremehkan, mengkritik, menyinggung, dan lain sebagainya. Dan tentunya gunakan sikap tubuh (non verbal) yang tepat pula agar anak tidak berpikir yang negatif tentang orangtua.

6. Hargai setiap hal yang dilakukan anak

Menghargai apa saja yang dilakukan anak akan memupuk rasa percaya diri dan anak akan merasa senang bahwa mereka benar – benar dihargai oleh Anda. Apa pun yang dikerjaan anak coba untuk memberikan respons yang positif meskipun itu sebuah kegagalan, besarkan hatinya dan motivasi ia kembali. Hal ini bukan berarti membenarkan apa saja kesalahan yang mereka lakukan.

7. Bermain bersama anak

Cara mudah untuk membangun komunikasi dengan anak adalah bermain bersama mereka. Melalui bermain bersama tersebut orangtua dapat berkomunikasi dengan anak, dan jangan lupa selipkan juga kata – kata yang memotivasi. Dengan sering bermain bersama maka hubungan pun akan semakin erat.

8. Jangan membuat jarak antara kita dengan anak

Kadang secara tidak sadar orangtua melakukan hal – hal yang membuat tersinggung dan sedih anak. Sebisa mungkin jangan pernah membuat jarak antara orangtua dan anak. Jika memang orangtua tidak sengaja melukai hati anak maka segeralah untuk meminta maaf kepadanya.

Related posts

Tinggalkan Balasan